Posted by Shalha Nurul Afifah
Oleh: Shalha Nurul Afifah (Jurnalistik/6/D/2012)
Jurnalisme berasal dari kata journal yang berarti catatan harian. Jurnalisme merupakan. suatu sistem universal yang membungkus kegiatan jurnalistik. Sedangkan jurnalistik sendiri adalah suatu kegiatan mencari, mengolah, dan mempublikasikan berita kepada khalayak ramai melalui media massa. Kegiatan jurnalistik sudah ada sejak lama. Menurut pada arti harfiah jurnalistik, kegiatan jurnalistik sudah ada sejak abad sebelum Masehi. Namun saat itu, perkembangan kegiatan jurnalisme hanya sebatas pada tulisan dan catatatn harian orang-orang pada masa itu. Hanya dengan bermodalkan pena dan kertas yang dbuat sendiri dari alam, kegiatan jurnalistik diawali oleh mereka yang hidup di awal kehidupan bumi.
Seiring berjalannya waktu, perkembangan jurnalistik semakin berkembang dari zaman ke zaman. Saat memasuki abad awal Masehi, jurnalistik berkembang menjadi suatu kegiatan yang melibatkan orang banyak/publik. Namun yang dilibatkan baru hanya sebatas orang-orang di sekitar yang terdekat. Maka tercetus surat kabar yang pertama kali.
Semenjak itu, setiap kejadian yang terjadi di sekitar mereka ditulis dan dirangkum dalam surat kabar tersebut. Lama-lama surat kabar tersebut menjadi laku keras. Bukan tentang omset, namun perkembangan menulis melalui surat kabar tersebut semakin maju. Seiring dengan semakin bekembang zaman, surat kabar yang bertahan lama menjadi media selama berabad-abad, mulai didampingin dengan media lain. Muncullah beberapa media seperti majalah, radio, dan televisi.
Melihat fenomena tersebut, setiap hal pasti memiliki perkembangannya masing-masing. Begitu pun jurnalistik. Perkembangan teknologi komunikasi menjadi sangat penting bagi kegiatan jurnalistik di era sekarang. Media elektronik seperti radio dan televisi adalah gambaran dari perkembangan teknologi bagi dunia jurnalistik. Bisa terlihat perbedaan yang signifikan antara radio dan televisi dengan media cetak seperti surat kabar. Tingkat kemudahan dalam menyerap informasi lebih banyak didapat dari media elektronik. Seperti yang sering disebutkan tentang teknologi, bahwa teknologi memudahkan segalanya.
Selain media cetak dan media elektronik, saat ini media online (internet) juga berperan penting dalam dunia jurnalisme. Pada saat media cetak menjadi satu-satunya saluran penyebaran informasi yang diberikan oleh jurnalis, banyak hambatan yang didapatkan oleh para jurnalis. Pada masa teknologi media cetak, informasi yang diberikan tidak bersifat realtime, karena dari pencarian informasi sampai dengan penyebaran informasi ke masyarakat, membutuhkan waktu yang lumayan lama, dikarenakan semua kegiatan jurnalisme makin banyak dan teknologi yang digunakan masih minim.
Kini media online sudah menjadi makanan sehari-hari masyarakat. Setiap hari masyarakat tidak terlepas dengan media sosial masing-masing. Hal ini ini menjadi peluang khusus bagi para jurnalis untuk melebarkan sayapnya di media online. Media online memiliki konsep realtime dan cepat. Hanya dengan hitungan beberapa detik, berita atau situs berita dapat langsung diakses oleh berjuta-juta orang di seluruh dunia. Dengan konsep realtime tersebut pula, media online pun memudahkan para pengguna mencari arsip atau berita lama. Oleh karena itu, perkembangan teknologi sangat penting bagi perkembangan jurnalistik di era sekarang.
Referensi:
http://komunikasi.us/index.php/course/1475-pengaruh-perkembangan-teknologi-dengan-dunia-jurnalisme
ADS HERE !!!